(Prapesan) Kearifan lokal dalam pembelajaran sains

Penulis: 
Prof. Dr. Dadan Rosana, M.Si. Dr. Winarto, M.Pd. Rifqi Rasis, M.Pd.
ISBN: 
--
Harga: 
Rp75.000,-
SINOPSIS: 
Buku ini hadir sebagai tanggapan ilmiah atas kebutuhan penyatuan antara sains modern dan khazanah pengetahuan lokal (indigenous knowledge) yang telah lama hidup dan diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Nusantara. Sains modern sering kali dipersepsikan secara eksklusif lahir dari tradisi ilmiah Barat. Padahal, jauh sebelum institusi laboratorium formal berdiri, masyarakat Nusantara telah menerapkan prinsip-prinsip sains fundamental melalui pengamatan empiris jangka panjang, proses coba-galat (trial and error), inferensi, serta adaptasi yang presisi terhadap dinamika alam. Kearifan lokal (local wisdom) hakikatnya adalah "sains tanpa laboratorium" yang tebal dengan nilai-nilai ekologis, sosial, dan spiritual. Buku ini disusun untuk menjembatani "bahasa adat" dengan "bahasa sains formal". Melalui pendekatan Nature of Science (NOS), buku ini membedah manifestasi kearifan lokal Nusantara—baik yang berwujud (tangible) maupun takberwujud (intangible)—ke dalam domain-domain ilmiah yang terukur dan sistematis. Buku ini terbagi ke dalam 13 bab utama yang mencakup aspek-aspek berikut: 1. Konsep Dasar & Hakikat Sains (Bab I - II): Membedah batasan kearifan lokal, ciri utama, jenis-jenisnya, serta pengintegrasian 7 aspek Nature of Science (NOS) Lederman dalam pengetahuan tradisional. 2. Pengembangan Sains & Konservasi SDA (Bab III - IV): Mengurai peran kearifan lokal sebagai bank inovasi sains-teknologi (seperti arsitektur tahan gempa dan rekayasa material) serta harmonisasi hukum adat dengan hukum formal dalam pelestarian alam. 3. Penerapan Etnosains Sektoral (Bab V - IX): Menelaah fenomena ilmiah di balik praktik pertanian/perkebunan/perikanan (Pranata Mangsa, Subak, Sasi), kesenian tradisional (akustika gamelan), permainan rakyat, alat produksi kerajinan, hingga arsitektur vernakular Nusantara. 4. Mitigasi Bencana & Konteks Daerah (Bab X - XII): Mengkaji sistem peringatan dini berbasis pengetahuan lokal, studi kasus spesifik kearifan lokal Daerah Istimewa Yogyakarta, serta implikasinya terhadap sistem ekonomi tradisional. 5. Strategi Pembelajaran (Bab XIII): Menyajikan panduan praktis dan pedagogis bagi pendidik dalam merancang pembelajaran sains dan teknologi berbasis kearifan lokal guna mewujudkan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berkarakter. Kehadiran buku ini diharapkan tidak hanya menjadi referensi akademis bagi dosen, peneliti, guru, dan mahasiswa di bidang pendidikan sains, etnosains, maupun ilmu-ilmu terapan, tetapi juga menjadi pemantik rasa bangga atas akar budaya bangsa.
Kategori: