(Prapesan) K3 DALAM PENDIDIKAN VOKASIONAL OTOMOTIF Model Integrasi Berbasis ISO 45001 untuk Kompetensi, Kurikulum, Pedagogi, dan Asesmen

Penulis: 
Ketut Ima Ismara & Zulfa Anwari
ISBN: 
--
Harga: 
Rp80.000
SINOPSIS: 
Buku ini menawarkan pendekatan K3 berbasis sistem dengan menggunakan prinsip ISO 45001 sebagai kerangka translasi. Fokusnya bukan sertifikasi, melainkan pembelajaran: bagaimana prinsip risk-based thinking, leadership, participation, competence, operational control, emergency preparedness, performance evaluation, dan continual improvement dapat diterjemahkan menjadi capaian pembelajaran, aktivitas praktik, asesmen, dokumentasi, dan budaya keselamatan di SMK/TVET. Naskah ini dirancang untuk guru, dosen, instruktur, teknisi bengkel, pengembang kurikulum, mahasiswa pendidikan vokasional, dan praktisi K3 yang bekerja dengan lingkungan pelatihan. Contoh yang digunakan banyak mengambil konteks bengkel otomotif dan alat berat, tetapi prinsipnya dapat diadaptasi untuk program keahlian lain. Harapannya, K3 tidak lagi diperlakukan sebagai materi pelengkap, melainkan sebagai kompetensi profesional yang harus diajarkan, dilatih, dinilai, dan dibiasakan. Buku K3 Berbasis ISO 45001 dalam Pendidikan Vokasional Otomotif disusun untuk menjawab kebutuhan pembelajaran keselamatan dan kesehatan kerja yang lebih sistematis, kontekstual, dan relevan dengan dunia kerja. Pendidikan vokasional tidak cukup hanya menghasilkan peserta didik yang mampu mengerjakan tugas teknis. Pendidikan vokasional juga harus membentuk calon tenaga kerja yang mampu mengenali bahaya, menilai risiko, memilih pengendalian, bekerja sesuai prosedur, dan menjaga keselamatan diri serta rekan kerja. ISO 45001 dalam buku ini digunakan sebagai kerangka berpikir, bukan sebagai tuntutan sertifikasi bagi sekolah. Prinsip seperti risk-based thinking, leadership, participation, competence, operational control, emergency preparedness, performance evaluation, dan continual improvement diterjemahkan ke dalam kurikulum, pedagogi, asesmen, pengelolaan bengkel, dan budaya keselamatan. Dengan pendekatan ini, K3 tidak diperlakukan sebagai materi pelengkap, tetapi sebagai bagian dari kompetensi kerja profesional. Pembahasan dalam buku ini dikembangkan secara bertahap. Bagian awal menjelaskan urgensi K3, konsep dasar risiko, dan karakter sistem manajemen K3. Bagian tengah membahas kompetensi peserta didik, budaya keselamatan, desain kurikulum, serta strategi pembelajaran aktif. Bagian akhir menguraikan asesmen performa dan model integrasi ISO 45001 dalam pendidikan vokasional otomotif. Contoh yang digunakan diarahkan pada konteks bengkel otomotif, alat berat, teaching factory, dan PKL, tetapi prinsipnya dapat disesuaikan dengan program keahlian lain.
Kategori: